Sabtu, 14 April 2012

Warna Mata Cokelat Bisa Diubah Menjadi Biru Dengan Laser



Warna Mata Cokelat Bisa Diubah Menjadi Biru Dengan Laser
Warna alat penglihat biru menjadi idaman berlimpah orang. Kini keadaan tersebut bisa diwujudkan setelah seorang tabib mengungkapkan dia bisa mengubah corak alat penglihat menjadi biru kekal di durasi 20 detik.
Dr Gregg Homer bermula Stroma Medical di California menuturkan bahwa teknologi Lumineyes yang menggunakan laser di frekuensi tertentu bisa mengubah corak bal alat penglihat bermula kakao menjadi biru.
Energi bermula laser ini bakal menghilangkan pigmen kakao maupun melanin bermula lapisan atas sayat sehingga corak biru bakal kelihatan di durasi 2-3 pekan berikutnya. Hal ini bisa menjadi pilihan belah anak adam yang kepingin memiliki corak alat penglihat biru minus menggunakan lensa kontak.

Namun jalan yang telah dikembangkan sama Dr Homer selama bertambah bermula 10 tahun ini bersifat irreversible, sehingga corak alat penglihat biru tak bisa balik berulang menjadi kakao akibat jaringan alat penglihat kakao tak bisa diregenerasi.
“Mereka berujar alat penglihat merupakan jendela jiwa, dan corak alat penglihat biru tak keruh sehingga Anda bisa melihat ke dalamnya selagi corak alat penglihat kakao amat banyak buram,” kata Dr Homer, bagai dikutip bermulaDailymail, Sabtu (5/11/2011).
Warna alat penglihat umumnya diwariskan, akan tetapi alat penglihat kakao merupakan yang bertambah menonjol di seantero dunia selagi alat penglihat biru bersifat resesif. Dan biasanya anak adam dengan alat penglihat biru memiliki pigmen kakao akibat pigmen alat penglihat biru tak benar-benar tersedia secara alami.
Sebuah belajar bermula University of Copenhagen tahun 2008 menemukan bahwa segala anak adam dengan alat penglihat biru ini keturunan bermula engkong moyangnya yang memiliki pemindahan alat penglihat biru dan telah hidup 6-10.000 tahun yang lalu.
Ketua belajar Profesor Eiberg menuturkan durasi itu segala anak adam memiliki alat penglihat kakao dan corak biru terjadi akibat adanya pemindahan bagai halnya di corak rambut, kebotakan, bintik-bintik dan bercak di durja yang tak mempengaruhi kesempatan anak adam akan bertahan hidup. (dtc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laman